Panduan Investasi Sejak Dini, Kawula Muda Harus Tahu!
Ilustrasi Investasi Sejak Dini

Panduan Investasi Sejak Dini, Kawula muda Harus Tahu!

Untuk berinvestasi, Anda bisa memahami dan mempelajari panduan investasi sejak dini terlebih dahulu guna menambah informasi dan wawasan seputar pengelolaan finansial. Investasi pribadi di pasar keuangan kini telah menjadi cara hidup yang produktif bagi pekerja muda.

Cerita lama di mana berinvestasi hanya bisa dilakukan oleh orang dewasa sudah tidak relevan lagi. Berdasarkan data dari KSEI, jumlah investor di pasar modal nasional hingga akhir tahun 2020 mencapai 3,87 juta Investor.

Ini meningkat 56% dari posisi terakhir 2019. Di antara investor, hampir setengahnya berusia di bawah 30 tahun, sedangkan kelompok 3140 mencapai 25 dari total jumlah investor domestik.

pada tahun 2020. Dengan kata lain, 70% investor pasar modal di Indonesia adalah anak muda.

Inilah Panduan Investasi Sejak Dini untuk Anda Ketahui

Berikut ini beberapa panduan investasi yang bisa Anda pelajari khususnya bagi para kawula muda yang ingin menjadi investor sukses, di antaranya adalah:

TRENDING:  Tips Memulai Investasi Aman dan Menguntungkan Penghasil Cuan
  1. Kuasai Konsep dan Pahami Risikonya

Secara umum, asuransi merupakan mekanisme manajemen risiko keuangan sederhana. Apapun yang membahayakan situasi keuangan seseorang harus diasuransikan.

Meskipun tidak semuanya dapat diasuransikan, setidaknya ada dua jenis asuransi yang sangat penting untuk dimiliki, yaitu asuransi jiwa dan asuransi kesehatan.

Bagi kawula muda, kedua bentuk perlindungan ini sering diabaikan karena menganggap risiko jatuh sakit dan meninggal tidak terlalu besar. Maka dari itu, jangan sesekali mengabaikan panduan investasi sejak dini yang satu ini.

Kesehatan mental dan kesejahteraan kadang-kadang dianggap sebagai kebutuhan bagi mereka yang sudah berkeluarga saja. Tentu anggapan ini salah, karena tidak ada yang bisa memprediksi risiko penyakit atau kematian.

  1. Tetapkan Tujuan Finansial yang Jelas

Panduan investasi sejak dini selanjutnya yakni jika Anda ingin mulai berinvestasi adalah membuat daftar tujuan keuangan yang ingin Anda capai saat berinvestasi. Tujuan keuangan secara sederhana didefinisikan sebagai suatu kondisi yang ingin Anda capai terhadap tujuan keuangan tertentu dalam jangka waktu tertentu.

Dengan memiliki tujuan keuangan, cara Anda berinvestasi bisa lebih fokus karena Anda memiliki tujuan dan strategi yang jelas.

Anda juga dapat membagi tujuan keuangan dengan target waktu. Pertama, tujuan keuangan jangka pendek adalah tujuan keuangan yang ingin Anda capai dalam waktu kurang dari tiga tahun.

Sebagai contoh, dana cuti akhir sekolah dan kembali ke sekolah, dana prabayar rumah pertama, dan banyak lagi. Kedua, tujuan keuangan jangka menengah, adalah jumlah target uang yang ingin Anda kumpulkan selama periode 35 tahun.

TRENDING:  Cara mudah menghasilkan uang, dengan survei online
  1. Menentukan Instrumen Investasi

Setelah Anda menetapkan tujuan keuangan yang ditentukan berdasarkan waktu untuk dicapai.

panduan investasi sejak dini selanjutnya adalah Anda dapat mulai menentukan pilihan alat investasi yang tepat berdasarkan waktu tujuan keuangan dan profil risiko Anda.

Jangka waktu penting karena mempengaruhi peringkat risiko instrumen investasi dan efektivitasnya dalam membantu Anda mencapai tujuan dana yang telah ditentukan sebelumnya.

  1. Segera Buka Rekening Investasi

Panduan investasi sejak dini berikutnya adalah menentukan pilihan instrumen investasi, saatnya mengeksekusi rencana. Untuk berinvestasi di pasar modal, Anda harus memiliki akun investasi.

Membuka rekening investasi tidaklah sulit. Anda dapat melakukannya melalui lembaga keuangan yang tepat.

seperti perusahaan sekuritas jika Anda ingin berinvestasi di saham, atau perusahaan manajemen investasi jika Anda ingin mulai berinvestasi di reksa dana, dan sebagainya.

Biasanya yang diperlukan untuk membuka rekening investasi adalah KTP, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan nomor rekening bank.

pengisian formulir investasi awal, dan persyaratan lain yang mungkin Anda miliki, tanyakan kepada lembaga keuangan terkait.

  1. Berinvestasi Secara Disiplin

Dalam panduan investasi sejak dini, Anda membutuhkan strategi yang tepat. Strategi membantu Anda mengoptimalkan modal yang Anda miliki untuk mencapai tujuan investasi Anda berdasarkan tujuan keuangan Anda.

Ingatlah untuk mengevaluasi kinerja investasi Anda secara berkala setidaknya setiap enam bulan. Anda dapat memeriksa kinerja laporan laba atas investasi yang dikirimkan secara berkala oleh perusahaan sekuritas atau manajer investasi terkait.

Tentunya dengan memahami panduan investasi sejak dini seperti di atas, akan membantu para anak muda untuk berinvestasi mulai dari sekarang agar memiliki tabungan masa depan yang cukup.

Leave a Reply

Your email address will not be published.